Volume Perdagangan Hedera Melonjak 125% Saat Harga Mencapai Titik Terendah Tahunan

Hedera Trading Volume Soars 125% as Price Reaches Yearly Low

Hedera (HBAR) mengalami lonjakan volume perdagangan yang signifikan sebesar 125%, meskipun harganya baru-baru ini mencapai titik terendah tahunan, turun sebesar 10% selama 24 jam terakhir. Perubahan dramatis ini terjadi di tengah penurunan yang lebih luas di pasar mata uang kripto, namun peningkatan volume perdagangan telah menarik perhatian banyak orang. Lonjakan volume tersebut khususnya terkait dengan berita bahwa Nasdaq telah mengajukan pendaftaran ke SEC AS untuk mendaftarkan ETF Canary HBAR, yang dapat memiliki implikasi signifikan bagi adopsi Hedera secara institusional.

Jika SEC menyetujui ETF tersebut, hal itu akan memberi investor institusional cara yang lebih mudah untuk berinvestasi di Hedera, yang berpotensi membuka arus masuk modal yang signifikan ke jaringan tersebut. Berita tentang pengajuan ETF tersebut tidak diragukan lagi telah meningkatkan optimisme di kalangan investor, yang berkontribusi pada lonjakan aktivitas perdagangan.

Meskipun demikian, harga Hedera telah berada pada lintasan bearish sejak mencapai titik tertinggi siklus $0,40 pada bulan Januari. Token tersebut kini telah turun lebih dari 50% dari puncaknya, saat ini berkisar di sekitar $0,20. Sentimen pasar di sekitar Hedera tampak beragam. Relative Strength Index (RSI) berada di angka 48,91, yang menunjukkan momentum netral, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan crossover bearish, yang menandakan bahwa tekanan ke bawah dapat berlanjut dalam jangka pendek. Level support terdekat untuk HBAR adalah sekitar $0,12, dengan resistensi ditemukan di sekitar $0,34.

Hbar price chart

Meskipun pergerakan harga sedang menurun, prospek jangka panjang Hedera mungkin tetap menjanjikan. HBAR Foundation telah secara aktif memperkuat posisi kelembagaannya, terutama melalui investasinya dalam saham tokenisasi Archax dari USD Money Market Fund milik Fidelity International. Archax, bursa aset digital pertama yang diatur oleh FCA, telah memanfaatkan jaringan Hedera untuk menokenkan MMF. Perkembangan ini menunjukkan bahwa Hedera semakin menjadi platform terkemuka untuk tokenisasi kelembagaan, yang dapat mendorong pertumbuhan dan adopsi di masa mendatang.

Singkatnya, meskipun harga Hedera saat ini menghadapi tekanan penurunan, lonjakan volume perdagangan dan perkembangan kelembagaan baru-baru ini menunjukkan bahwa Hedera mungkin masih memiliki potensi yang kuat untuk pertumbuhan di masa mendatang, terutama jika ETF Canary HBAR mendapat persetujuan SEC. Investor dan pelaku pasar akan memantau perkembangan ini dengan saksama, karena perkembangan ini dapat berdampak signifikan pada harga token dan prospek jangka panjangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *