Metaplanet, salah satu investor Bitcoin korporat paling aktif di Jepang, semakin memperkuat posisinya dengan menambahkan 135 Bitcoin ke kasnya, sehingga total kepemilikannya menjadi 2.235 BTC. Pembelian tersebut, yang bernilai 1,939 miliar yen ($12,8 juta), diumumkan pada tanggal 25 Februari, dengan harga pembelian rata-rata 12,44 juta yen ($82.000) per Bitcoin.
Metaplanet telah terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin-nya sejak peluncuran Operasi Perbendaharaan Bitcoin, mengikuti strategi yang sama dengan MicroStrategy, perusahaan dengan perbendaharaan Bitcoin korporat terbesar. Hingga saat ini, kepemilikan Metaplanet yang terus bertambah menandakan komitmennya yang berkelanjutan terhadap Bitcoin sebagai aset jangka panjang.
Bitcoin Yield perusahaan, yang melacak jumlah Bitcoin yang dimiliki per saham, mengalami pertumbuhan yang mengesankan sebesar 309,8% pada Q4 2024. Namun, pertumbuhan ini melambat menjadi 23,2% pada awal 2025, terutama karena peningkatan jumlah saham Metaplanet.
Untuk membiayai akuisisi Bitcoin-nya, Metaplanet terus memanfaatkan aktivitas pasar modal. Pada bulan Januari 2025, perusahaan menerbitkan 21 juta hak akuisisi saham kepada EVO FUND, yang dikelola oleh Evolution Capital Management. Selain itu, perusahaan juga menebus obligasi awal senilai total 4 miliar yen ($26,5 juta) pada bulan Februari 2025.
Sejak memulai pembelian Bitcoin pada bulan April 2024, Metaplanet telah mengalami lonjakan harga saham yang luar biasa, naik lebih dari 3000%. Hal ini menjadikan Metaplanet sebagai saham dengan kinerja terbaik di Jepang. Pada tanggal 18 Februari, perusahaan mengumumkan pembagian saham 10 banding 1, yang akan berlaku pada tanggal 1 April 2025. Keputusan tersebut menyusul pembagian saham terbalik pada bulan Agustus 2024, di mana sepuluh saham dikonsolidasikan menjadi satu. Pemecahan saham yang akan datang dimaksudkan untuk meningkatkan likuiditas dan menarik investor baru, karena harga saham perusahaan kini telah melampaui 6000 yen per saham.
Strategi Metaplanet dapat menjadi model bagi bisnis lain yang ingin mengintegrasikan Bitcoin ke dalam neraca mereka, terutama mengingat sikap progresif Jepang terhadap adopsi mata uang kripto.