Token asli Pi Network, Pi, baru-baru ini menunjukkan ketahanan yang luar biasa, melonjak ke $1,60, naik lebih dari 158% dari titik terendahnya Jumat lalu. Pergerakan harga ini telah menarik perhatian yang signifikan, karena sangat kontras dengan pasar mata uang kripto yang lebih luas, yang telah menghadapi penurunan yang signifikan. Pada hari Selasa, kapitalisasi pasar Pi yang dilaporkan sendiri mencapai $10,7 miliar, mendorongnya ke posisi ke-11 dalam peringkat mata uang kripto global, sebuah indikasi yang jelas tentang meningkatnya minat terhadap token tersebut.
Meskipun terjadi aksi jual di pasar yang lebih luas, di mana mata uang kripto utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Tron (TRX) mengalami kerugian dua digit, kinerja Pi menonjol sebagai salah satu reli yang paling signifikan. Pasar mata uang kripto secara keseluruhan mengalami penurunan 6% dalam total kapitalisasi pasar, dengan likuidasi melonjak sebesar 477% menjadi $1,57 miliar. Sebaliknya, lonjakan Pi baru-baru ini menyoroti kekuatan pergerakan harganya, yang menandakan permintaan yang kuat di tengah ketidakpastian pasar yang lebih luas.
Faktor utama di balik kebangkitan Pi Network tampaknya adalah spekulasi yang berkembang seputar potensi pencatatan di Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia. Binance telah menjalankan jajak pendapat komunitas untuk mengukur minat dalam pencatatan Pi, dengan mayoritas pengguna memberikan suara mendukung. Pencatatan di Binance akan menjadi tonggak penting bagi Pi Network, yang menawarkan eksposur ke basis pengguna platform yang sangat besar, yang jumlahnya sekitar 200 juta di seluruh dunia. Pencatatan Binance tidak hanya akan membuka Pi untuk perdagangan spot tetapi juga dapat membuka jalan bagi perdagangan berjangka di platform, yang selanjutnya meningkatkan likuiditas dan mendorong permintaan.
Bursa lain, termasuk OKX, HTX, Bitget, dan Gate.io, telah mendaftarkan Pi, tetapi pencatatan di Binance dapat meningkatkan kehadiran pasar Pi secara signifikan. Selain itu, keputusan Binance untuk mendaftarkan Pi dapat memberi tekanan pada bursa utama lainnya, seperti Coinbase, Upbit, dan Kraken, untuk mengikutinya, yang berpotensi mempercepat adopsi Pi secara luas.
Lonjakan harga Pi juga bertepatan dengan berakhirnya masa tenggang Know Your Customer (KYC), yang berakhir pada 28 Februari. Setelah tanggal ini, para pelopor Jaringan Pi hanya akan dapat memigrasikan koin Pi yang ditambang selama enam bulan terakhir ke jaringan utama, sehingga menambah urgensi pada proses migrasi. Batas waktu ini berpotensi mendorong lebih banyak pemegang Pi untuk mengambil tindakan, yang selanjutnya mendorong permintaan dan pertumbuhan harga.
Melihat grafik harga Pi, token tersebut telah membentuk pola segitiga menaik, formasi teknis yang biasanya dikaitkan dengan kelanjutan tren naik. Pi juga telah bergerak di atas rata-rata pergerakan 25 periodenya, indikator positif bahwa tren naik tetap memegang kendali pasar. Penembusan di atas level resistensi $1,67 dapat menandakan dimulainya kenaikan harga lebih lanjut, dengan target potensial $2,20, yang akan menandai kenaikan 36% dari level saat ini dan membawa Pi mendekati level tertinggi sepanjang masa.
Kesimpulannya, lonjakan harga Pi Network didorong oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk spekulasi yang berkembang seputar pencatatan Binance, rasa urgensi menjelang batas waktu KYC, dan pola teknis yang bullish. Jika tren ini berlanjut, Pi dapat mencapai rekor tertinggi baru, yang selanjutnya memperkuat posisinya sebagai pemain penting di pasar mata uang kripto.